yo!opps ..salam...apa khabar smua ...arap sehat lah yer...yelakan skrg kan cuaca x byp elok..hmmm camne puasa penuh ker???x per 2 teruskan usaha ..hehe..baju raya korang dh beli ker ..tema apa...baju aq kaler birucampur 2 kaler dye..x kesah la kan arin nieaku nk kongsi ttgbenda yg aq baca nie(tiba2 jd baek x slh kan :P)....
Dalam sebuah riwayat, Allah Ta'ala menciptakan waktu-waktu istimewa
dalam skala waktu yang tertentu. Dalam satu hari, ada waktu yang
diistimewakan oleh Allah iaitu sepertiga malam yang terakhir.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang bermaksud:-
"Rabb kita
tabaroka wa ta'ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa
sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: 'Siapa yang berdoa pada-Ku,
aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan
Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Ku ampuni'."
(Riwayat Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)
Dalam satu minggu ada waktu yang diistimewakan Allah Ta'ala, iaitu
hari Jumaat. Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW
bersabada:-
"Sebaik-baik
hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum'at; pada hari ini
Adam as diciptakan, pada hari ini (Adam Alaihissalam) dimasukkan ke
dalam syurga, dan pada hari ini pula ia dikeluarkan dari syurga. Dan
tidaklah kiamat akan terjadi kecuali pada hari ini."
(Riwayat Muslim, no. 854)
Dalam satu bulan pun ada beberapa hari yang diistimewakan Allah
Ta'ala, iaitu tiga hari (15, 16, 17) setiap bulannya. Didalamnya kita
disunnahkan untuk berpuasa. Dari Abdullah bin 'Amr, Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Puasalah
tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya
sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang masa."
(Riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan an Nasai)
Terakhir adalah kelipatan setiap tahun. Dalam satu tahun ada satu
bulan yang dimuliakan Allah Ta'ala. Didalamnya diturunkan Al-Quran untuk
pertama kalinya. Di dalamnya pintu Syurga dibuka dan pintu Neraka
ditutup. Didalamnya segala amal ibadah akan dilipatgandakan. Di dalamya
jika kita panjatkan, maka akan diijabah. Tiada lain bulan tersebut
adalah bulan Ramadan. Ya bulan yang kini kita sedang rasakan.
Sungguh beruntung bagi kita yang diberikan kesempatan untuk beribadah
di dalam bulan Ramadan. Dalam sebuah riwayat, bahwa salah satu pintu
surga ada yang bernama Ar-Rayan. Dalam hadist lain Rasulullah SAW
bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala Allah maka diampuni dosanya yang terdahulu."
(Riwayat Bukhari)
Dan pintu tersebut dikhususkan untuk orang- orang yang berpuasa. Selain itu, sesuai dengan akhir firman Allah
la'allakum tattaquun. Sehingga hasil akhir dari puasa adalah meraih gelar taqwa. Semoga.
Ramadan seakan menjadi sarana yang paling isitmewa untuk menjadikan
diri kita termasuk dari orang-orang yang bertaqwa. Bagaimana tidak? Hari
demi harinya, jam demi jamnya, minit demi minitnya, detik demi detiknya
menjadi waktu yang sangat istimewa dan sangat merugi kija kita
lewatkan. Begitupun dengan Nabi dan para sahabatnya. Mereka tidak pernah
melakukan di bulan Ramadan, kecuali amalan ibadah kepada Allah Ta'ala.
Kecintaan mereka terbukti dari kesedihan mereka ketika akan berpisah
dengan bulan Ramadan. Seakan mereka ingin setiap bulan itu adalah bulan
Ramadan. Selain itu terbukti dari do'a yang mereka amalkan '
Allahumma baarik lanaa Rajaaba wa Sya'baana wa ballighnaa Ramadhan.' Makna dari doa tersebut tiada lain adalah rasa harap akan jumpa dengan bulan Ramadan.
http://www.iluvislam.com/tazkirah/dakwah/4856-amalan-mulia-di-bulan-mulia.html